Rasfiuddin Apresiasi Komitmen Bupati Kolaka Utara Perkuat Tata Kelola Pemerintahan
SULTRA.NEWS -- Tokoh muda Sulawesi Tenggara asal Kolaka Utara, Rasfiuddin Sabaruddin, menyampaikan apresiasi atas komitmen Bupati Kolaka Utara, Nur Rahman Umar, dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dengan menempatkan upaya pencegahan korupsi sebagai prioritas utama dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Menurut Rasfiuddin, langkah yang disampaikan Bupati dalam kegiatan Asistensi Peningkatan Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang berintegritas sejak dari aspek paling mendasar, yakni tertib administrasi dan penguatan sistem pengendalian internal.
Rasfiuddin menilai peringatan Bupati kepada aparatur sipil negara agar tidak menganggap remeh kesalahan administrasi merupakan pesan penting yang relevan dengan tantangan birokrasi saat ini.
Dalam pandangannya, pembangunan daerah yang berkelanjutan membutuhkan sistem pemerintahan yang bekerja berdasarkan prinsip kehati-hatian, kepatuhan terhadap regulasi, serta akuntabilitas dalam setiap proses pengambilan keputusan.
“Komitmen yang disampaikan Bapak Bupati Nur Rahman Umar patut diapresiasi karena pencegahan korupsi memang harus dimulai dari penguatan budaya kerja yang disiplin, transparan, dan taat aturan. Kesadaran untuk membangun integritas birokrasi merupakan modal penting dalam mewujudkan pemerintahan yang dipercaya masyarakat,” ujar Rasfiuddin dalam keterangannya kepada Sultra.news, Kamis (18/6/2026).
Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Hidayatullah periode 2023-2025 ini menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran atau banyaknya program yang dijalankan, tetapi juga oleh kualitas tata kelola pemerintahan yang mampu memastikan seluruh sumber daya daerah digunakan secara tepat sasaran dan bertanggung jawab.
Menurut Rasfiuddin, pesan Bupati yang mendorong seluruh perangkat daerah untuk terbuka dalam memetakan risiko dan memperkuat langkah-langkah pencegahan merupakan pendekatan yang strategis. Dengan identifikasi risiko yang dilakukan secara jujur dan terukur, pemerintah memiliki dasar yang lebih kuat untuk memperbaiki sistem kerja dan menghindari munculnya persoalan yang dapat menghambat jalannya pembangunan.
Sebagai tokoh muda yang aktif mengikuti perkembangan pembangunan daerah di Sulawesi Tenggara, Rasfiuddin juga menilai bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, aparatur birokrasi, lembaga pengawasan, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar semangat antikorupsi tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi menjadi budaya kerja yang melekat dalam seluruh proses pelayanan publik.
Kandidat doktor dari International Islamic University Malaysia (IIUM) ini berharap komitmen yang telah ditegaskan oleh Bupati Kolaka Utara dapat terus diwujudkan melalui langkah-langkah konkret yang konsisten di seluruh organisasi perangkat daerah.
Rasfiuddin menambahkan, dengan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas, pembangunan di Kolaka Utara diharapkan semakin efektif, memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, serta berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan dan kemajuan daerah.
BURHAN SAMBASONG
